Menu ✖

Mode Gelap
ASN Asal Bengkulu, Yoko Diotiharta Raih Jabatan Ahli Madya di BNPB Setelah Jatuh Bangun Pengabdian Ketua PA Tais Isi Kuliah Karir Fakultas Syariah, Dorong Mahasiswa Kenali Profesi di Pengadilan Agama Ketua DPRD Provinsi Bengkulu jadi Pembina Apel Pagi, Silaturahmi Bersama Mahasiswa Baru Fakultas Syariah UINFAS 35 Finalis Adu Gaya, Icon Model Merah Putih 2026 Resmi Dibuka Wakil Wali Kota Jayapura Menginspirasi Kisah Rafly95, Trader Muda Asal Sulsel Sukses Lewat Trading

Nasional · 30 Mei 2024 18:26 WIB ·

Ulurkan Tangan Bantu Joko Lanjut Sekolah!!Open Donasi urgent!


 Donasi bisa disampaikan melalui Rek BRI: 570-401-026-057-533 an. Rina Widya Ramadhani.
Untuk informasi dan konfirmasi lebih lanjut, hubungi WA: 0858-1116-1701. Perbesar

Donasi bisa disampaikan melalui Rek BRI: 570-401-026-057-533 an. Rina Widya Ramadhani. Untuk informasi dan konfirmasi lebih lanjut, hubungi WA: 0858-1116-1701.

Kumparan7.Com-“Telur” kemaluan atau testis membesar, Joko Triyanto,amana (13), terpaksa berhenti sekolah karena ketiadaan biaya dan harus merawat ayahnya yang menderita strok.

Untuk diketahui, sejak masih duduk di bangku TK, Joko hanya tinggal berdua dengan ayahnya, Ismanto (55), karena kedua orangtuanya bercerai.

Kehidupan yang pas-pasan memaksa Joko untuk berhenti sekolah di kelas V SD dan tidak melanjutkan sampai sekarang. Ayahnya sebagai tumpuan harapan, tiba-tiba terkena stroke dan tidak sanggup lagi membiayai sekolahnya.

Di sisi lain, Joko pun sering mengeluh sakit di bagian kemaluannya. Bahkan, nyeri yang dirasakan acap kali terasa sampai dada.

Satu hari Joko datang ke rumah ibunya dan menceritakan soal sakit yang dirasakannya. Joko pun dibawa ke Puskesmas. Doker bilang ada usus melintir yang sudah sampai ke bagian kemaluannya, sehingga kasat mata seolah-olah testis Joko ada tiga.

Menurut dokter, Joko harus segera dioperasi. Jika tidak, maka akan membahayakan nyawanya.

Ibu kandung Joko pun kebingungan karena tidak bekerja dan sama-sama dari keluarga pra sejahtera. Bahkan tidak punya tempat tinggal (rumah) dan hanya ngontrak.

Saat ini, Joko masih tetap tinggal bersama ayahnya di Dusun III Bumi Mulya, Desa Bumi Ratu, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah. Meski ia sendiri dalam kondisi sakit, tapi ia harus pula merawat ayahnya yang strok.

Jangankan untuk berobat, untuk makan sehari-hari pun hanya mampu makan nasi dan sambal. Terkadang juga mengandalkan pemberian tetangga.

Apakah kita harus berdiam? Merlalui postingan ini, kami mengajak teman-teman patungan berdonasi untuk Joko dan ayahnya.

Berapa pun nilainya, tentu akan sangat berarti bagi mereka.

Donasi bisa disampaikan melalui Rek BRI: 570-401-026-057-533 an. Rina Widya Ramadhani.

Untuk informasi dan konfirmasi lebih lanjut, hubungi WA: 0858-1116-1701. InsyaAllah amanah.

Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

ASN Asal Bengkulu, Yoko Diotiharta Raih Jabatan Ahli Madya di BNPB Setelah Jatuh Bangun Pengabdian

4 September 2026 - 02:09 WIB

Inflasi dan Stabilitas Harga Dalam Islam

8 Mei 2026 - 23:18 WIB

Gerry Mata: Pemuda Inspiratif Asal Jambi, Berjuang Bangkit Hingga Bisa Sukses

6 Mei 2026 - 07:50 WIB

Viral!! Oknum TNI AL Marinir Hamili Kekasih, Danpuspomal Mayor Jenderal Harry: “Segera Kita Tindak Tegas”

3 Mei 2026 - 12:14 WIB

PCNU Kepahiang Salurkan Zakat ke Masyarakat, Perkuat Solidaritas Warga Nahdliyin

19 Maret 2026 - 17:44 WIB

Bangkit Presisi Sejahtera Raih Proyek Strategis di Kawasan Industri Tangerang

16 Maret 2026 - 12:20 WIB

Trending di Bisnis