Jakarta,Kumparan7.Com– Ade Diosiba Putra, SE, Profesional Trainer Indonesia mengisi materi Webinar di Universitas Esa Unggul. Jumat (31/10/2025)
Diikuti mahasiswa dari berbagai program studi (prodi), para peserta seminar mendapat inspirasi baru kehadiran salah satu Profesional Trainer Indonesia, dalam Webinar nasional bertajuk “The Hidden Power of Listening : Creating Trust, Empathy, and Meaningful Connections”.
Menyampaikan materi pentingnya menjadi pribadi yang bisa memahami penyampaian orang lain, aktif bisa berkomunikasi timbal balik, Dhio menantang generasi muda, khususnya mahasiswa Universitas Esa Unggul untuk mau menjadi generasi yang percaya potensi diri berani memulai.

Ia menyampaikan betapa pentingnya pribadi diri mau memulai untuk menjadi pribadi yang mampu mendengarkan dan memahami makna penyampaian pesan atau lawan bicara, seperti antara mahasiswa dan dosen.
“Kunci keberhasilan bukan hanya kemampuan teknis, tetapi kemampuan untuk beradaptasi, membangun kepercayaan, menumbuhkan empati, menciptakan koneksi bermakna,
dengan itu Mahasiswa harus berani memulai dan melatih diri menjadi pribadi yang baik, baik memilih menjadi pendegar saja atau menjadi pendengar yang baik,” tegas Dhio saat menyampaikan materi di hadapan mahasiswa secara zoom.
Menurutnya, pembentukan karekter bukan hanya saat menjadi mahasiswa tapi juga harus digali sedini mungkin, tapi juga tidak ada batasan untuk mau memulai, jelasnya.
Ia juga menekankan, pentingnya mendengarkan secara aktif sebagai keterampilan komunikasi yang membangun kepercayaan, menumbuhkan empati, dan menciptakan hubungan yang lebih dalam. Hal ini menekankan bahwa mendengarkan yang sesungguhnya melibatkan kehadiran penuh, memahami emosi yang tak terucapkan, dan berfokus pada kebutuhan pembicara.
Berikut Cara berlatih mendengarkan secara efektif
* Hadir dan aktif: Berikan perhatian penuh dan tak terbagi kepada pembicara.
* Dengarkan untuk memahami, bukan untuk menjawab: Berfokuslah untuk menyerap sepenuhnya apa yang dikatakan orang lain daripada merencanakan tanggapan Anda.
* Tunjukkan kepedulian : Gunakan isyarat non-verbal seperti kontak mata dan anggukan, serta ajukan pertanyaan klarifikasi untuk menunjukkan bahwa Anda terlibat dan berinvestasi.
* Hargai keheningan: Merasa nyaman dengan jeda dan keheningan, karena hal itu dapat menjadi bagian penting dari proses berpikir pembicara.
* Berempati tanpa menghakimi: Cobalah untuk memahami perspektif orang lain tanpa langsung mengevaluasi atau tidak setuju dengannya.
* Berikan umpan balik: Ulangi apa yang di dengar untuk mengonfirmasi pemahaman Anda dan menunjukkan bahwa Anda telah mendengarkan secara efektif.
Dhio juga menekankan, pentingnya mendengarkan secara aktif sebagai keterampilan komunikasi yang membangun kepercayaan, menumbuhkan empati, dan menciptakan hubungan yang lebih dalam. tutupnya. (Tw7)













